Padaprinsipnya penguraian tentang peralatan berat, akan meliputi bahas· an ; Cara bekerja dengan alat besar. Perhitungan secara teoritis dan I atau perhitungan praktis produksi atau hasil kerja Alat-alat berat. Hal-hal lain yang sekiranya akan membantu pengertian, juga yang sekiranya perlu diketahui dalam pengelolaan Alat-alat berat 1.2. SASARAN.
Unduh PDF Unduh PDF Tekanan udara yang tidak benar dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar, ban aus secara tidak merata, atau bahkan ban meletus. Untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi, sangat penting untuk menjaga tekanan udara yang benar pada ban kendaraan Anda. Periksalah tekanan ban setiap kali Anda mengisi bahan bakar untuk memastikan bahwa Anda mendapat manfaat penuh dari ban itu, sekaligus ban Anda terpelihara dengan baik. 1 Lihatlah buku manual kendaraan Anda atau petunjuk pada bagian dalam tepi pintu mobil pengemudi, untuk mengetahui ukuran tekanan udara yang standar pada ban kendaraan Anda. Angka ini adalah psi terendah untuk seseorang memompa ban dan yang disarankan oleh produsennya. Di bawah ini adalah beberapa alasan ban dapat dipompa dengan tekanan udara lebih tinggi. Pada kebanyakan mobil sedan, minibus, dan bahkan pikap mini, biasanya produsen merekomendasikan angka psi pounds per square inch/pon per inci persegi antara 27-32, tetapi angka ini dapat dinaikkan sampai 40.[1] Untuk kendaraan lebih besar yang membawa beban lebih berat, seperti truk dan SUV, angka psi umumnya berkisar antara 4 sampai 8 tingkat lebih besar daripada mobil yang lebih kecil, yaitu sekitar 45. Juga perhatikan bahwa ban bagian depan dan bagian belakang memiliki tekanan udara yang berbeda, menurut petunjuk produsen. 2Bukalah penutup pentil ban. Penutup pentil ban biasanya berwarna hitam atau perak seukuran lingkaran pensil dan berada di dekat pelek ban, kurang lebih 2-3 cm panjangnya. 3 Tekankan alat pengukur tekanan udara dengan erat ke dalam penutup pentil dan lihatlah ukuran yang tertera. Jika ada suara desis, alat pengukur tersebut tidak sepenuhnya tertekan atau tidak cukup erat dengan merata sehingga ukuran tidak tertera dengan benar. Sudut alat pengukur mungkin perlu disesuaikan supaya lebih Anda menggunakan sebuah alat pengukur model digital, Anda belum tentu perlu menekan sebuah tombol agar alat pengukur membaca tekanan udara ban tersebut. Jika Anda menggunakan alat pengukur tradisional, jarum meter seharusnya menunjukkan ukurannya secara otomatis. 4 Pasanglah penutup pentil ban. Penutup pentil tidak menahan udara yang ada di dalam ban, tetapi menjaga bagian dalam sistem lubang udara pada ban agar tidak kotor dan lembap. Sistem inilah yang berfungsi untuk menahan udara di dalam bahwa jika ukuran yang tertera pada alat pengukur telah sama dengan petunjuk pada buku manual kendaraan, ini berarti Anda telah selesai mengukur tekanan ban. Lakukan hal ini pada semua ban, sesuai ukuran tekanan yang benar. Jika tekanan dalam ban tidak sesuai, isilah/keluarkan udara pada ban Anda. Pastikan bahwa Anda mengisi sesuai dengan ukuran tekanan yang disarankan. Iklan 1 Ketahuilah bahwa rekomendasi angka psi dari produsen tidak menunjukkan performa ban yang optimal. Untuk sekedar mengemudi, spesifikasi produsen mungkin ideal, tetapi menambah tekanan beberapa pon pada ban dapat membuat bensinnya lebih irit. Secara keseluruhan, menambahkan beberapa pon dari psi pada ban Anda mungkin membuat perjalanan Anda lebih bergelombang dan kurang menyenangkan, maka putuskan hal ini dengan bijaksana. Kenaikan angka psi juga dapat mengakibatkan keausan ban menjadi tidak merata, jarak rem mobil menjadi lebih panjang, serta mengurangi daya pengendalian. Pastikan bahwa Anda tidak memompa ban hingga terlalu berlebihan. 2 Pahamilah berbagai mitos mengenai tekanan maksimal dalam buku manual pengemudi atau yang tertera di sisi dalam pintu pengemudi. Satu konsep salah yang populer adalah tekanan maksimal yang disarankan oleh produsen adalah tekanan yang masih diperbolehkan, dan tekanan yang lebih dari itu dapat mengakibatkan ban meletus atau gagal fungsi. Kenyataannya, tekanan maksimal adalah tekanan ban yang dapat menangani berat maksimum. [2] Pada saat Anda memompa ban melebihi dari batas tekanan maksimal, bersiaplah untuk kemungkinan gagal fungsi. Jika ban Anda memiliki tekanan udara yang berat, melewati sebuah lubang dengan kecepatan tinggi dapat mengakibatkan kecelakaan. 3Berikan sedikit udara tambahan pada ban bagian belakang jika Anda membawa bagasi tambahan, penumpang, dst. Jika Anda membawa beban lebih berat di dalam mobil Anda, terutama dalam perjalanan jauh, jangan takut untuk menambahkan sedikit tekanan udara lebih dari angka psi yang disarankan pada ban belakang, untuk mengimbangi beban tambahan. Ketika beban sudah diturunkan dari mobil, keluarkan udara dari ban belakang kembali pada spesifikasi standar. 4Periksalah tekanan udara dari ban Anda pada saat perubahan musim. Cuaca dingin akan mengurangi tekanan udara, sementara cuaca panas akan menambah tekanan udara. Maka, sangatlah penting untuk memeriksa tekanan udara pada saat perubahan musim. 5Jangan pernah percaya pada penilaian mata Anda saat mengukur tekanan udara pada ban. Jangan malas. Sangat sulit membedakan antara ban dengan tekanan 10 psi dan 20 psi, dan biasanya ban terlihat sedikit menonjol pada bagian samping untuk ban radial. Jika Anda memompa ban sampai tonjolan itu hilang, Anda berisiko melakukan pemompaan berlebihan pada ban hingga melewati batas kondisi ban-ban tersebut dapat meningkatkan performanya. Iklan Tekanan udara ban mobil tidak dapat diukur dengan penilaian mata, terutama pada ban radial modern. Selalu gunakan sebuah alat pengukur tekanan udara ban yang akurat. Lakukan sesuatu jika Anda melihat lampu sistem monitor tekanan udara TPMS menyala pada kendaraan Anda. Indikator TPMS berwarna kuning pada dasbor akan menyala jika salah satu atau lebih dari ban Anda kurang terpompa. Sinar matahari dapat membuat ban panas, meskipun mungkin tidak sedang dikendarai. Untuk mengukur tekanan udara pada ban dengan benar, perhatikan apakah salah satu sisi ban tidak terkena sinar matahari. Perhatikan apakah ban-ban tersebut memiliki batas kecepatan dalam bentuk kode huruf. Sebagai contoh, kode zr memiliki kecepatan maksimum 240 km/jam. Anda dapat mengemudi lebih cepat dari itu sebentar, tetapi ban tersebut akan mungkin akan rusak. Kode batas kecepatan hanya dapat diterapkan untuk ban yang baru. Jika ban telah digunakan sejauh ribuan km dan mengalami goresan-goresan di sana-sini, kode batas kecepatan tersebut tidak dapat diterapkan. Angka psi pada bagian samping ban adalah angka tekanan maksimum yang sebenarnya untuk ban tersebut saat membawa beban terberat yang dapat ditanggungnya. Jika kendaraan perlu melakukan penambahan tekanan udara, perhatikan tekanannya sebelum Anda melanjutkan mengemudi. Tambahkan tekanan sebesar selisih yang dibutuhkan berdasarkan ukuran tekanan ban yang tertera saat itu. Sebagai contoh, jika Anda ingin memompa ban Anda pada angka 35 psi dan ukuran sebenarnya yang tertera adalah 30 psi, tekanan bannya adalah 5 psi di bawah angka yang disarankan. Karena itu, saat Anda memompanya setelah dikemudikan dan sekarang ukuran ban yang tertera adalah 33 psi, sesuaikan tekanan menjadi 38 psi. Dengan demikian, angka psi yang akan tertera adalah 35 psi. Tambahkan tekanan udara dari angka yang sebenarnya disarankan, jika mobil tersebut akan membawa beban yang berat atau dikemudikan dengan kecepatan tinggi 113 km/jam untuk jangka waktu yang lama. Iklan Peringatan Ban yang dipompa berlebihan sesuai yang dijelaskan di atas mengenai maksimal tekanan udara sebenarnya pada ban terletak pada bagian samping ban membuat kendaraan sensitif terhadap gelombang bebatuan/lubang dan lebih mudah rusak jika menghantam lubang atau benda lain di jalan. Ban yang kurang dipompa akan menonjol pada bagian samping agak kempis sehingga menambahkan jarak berhenti, lebih boros bahan bakar dan memperpendek usia pakainya. Terkadang ban tersebut dapat meletus karena terkena panas berlebihan akibat tonjolan lebar di sampingnya, dan dapat terlepas saat membelok tajam dalam keadaan darurat. Ban yang kurang dipompa bagian sampingnya akan cepat aus karena tertekan di antara pelek dan permukaan jalan. Jangan percaya begitu saja pada alat pengukur di stasiun pengisian bahan bakar. Alat ini telah sering mengalami masalah jatuh ke jalan, terlindas, dst. dan mungkin tidak dikalibrasi dengan benar/teratur. Gunakan selalu alat pengukur Anda sendiri untuk mengetahui ukuran yang paling tepat. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Alat pengukur ban yang berkualitas baik. Jangan bergantung pada alat pengukur jenis “pensil”. Alat yang profesional dan berkualitas selalu lebih dapat diandalkan, maka belilah sebuah alat pengukur tekanan udara ban yang profesional dan berkualitas. Kompresor udara atau pompa yang pas untuk sepeda, ada dua tipe “Presta” dan “Schrader”, sedangkan “Schrader” adalah tipe yang digunakan pada mobil dan dijelaskan dalam panduan di atas Artikel Terkait Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Mengukurdiameter dengan menggunakan jangka sorong yaitu dengan menggunakan rahang atas. Cara Menggunakannya yaitu, rapatkan rahang atas lalu tempatkan benda (baut atau mur) yang akan diukur diameternya. Tarik rahang geser hingga kedua rahang menempek dan menekan bagian dalam benda. Pastikan bahwa dinding bagian dalam benda tegak lurus
Ukuran ban motor kerap membingungkan. Ternyata ini cara membaca untuk mengetahui artinya, penting guna pilih ban yang tepat. Ban adalah salah satu komponen penting dalam sebuah kendaraan. Pasalnya, ban diibaratkan sebagai alas kaki’ yang bisa melaju menembus kecepatan sesuai dengan keinginan pengendara. Namun, saat ini ban tidak hanya berlaku demikian. Komponen ini juga berfungsi sebagai cara untuk mempercantik tunggangan agar tampil lebih keren. Akan tetapi, dalam memilih ban tidak bisa sembarangan. Jenis ban motor saat ini memang hanya tipe tubetype dan ban tubeless. Tapi, untuk bisa menemukan yang tepat untuk motor andalan, kita juga harus mengetahui ukuran yang tepat. Baca Juga Motor Matic Terbaik Pilihan Andal di 110cc hingga 250cc Ukuran Ban Motor, Kode, dan Tips Memilihnya Setiap motor memiliki ukuran ban masing-masing. Ukuran ban dapat dipengaruhi oleh ukuran motor itu sendiri. Maka dari itu, memilih ukuran ban tidak bisa sembarangan. Yuk kenali ragam ukuran ban motor, macam-macam kode, serta tips memilih ukuran ban motor yang tepat! Cara Membaca Ukuran Ban Motor Sumber Gambar Pexels Kamu harus tahu terlebih dahulu mengenai ukuran ban yang tepat untuk motor sebelum memilih ban, karena hal ini berkaitan dengan ukuran velg yang digunakan. Selain akan berdampak buruk pada estetika motor, ukuran lebar ban yang tak sesuai dengan ukuran lebar velg bisa memicu pada kerusakan ban yang dapat berujung pada kecelakaan. Oleh karena itu, pemasangan ban motor harus sesuai. Biasanya, setiap ban motor sudah memiliki ukuran yang dicantumkan pada permukaan ban. Setiap produsen juga sudah memberikan dua jenis kode angka yang berisikan ukuran ban motor. Dalam istilah otomotif, dua kode angka itu dikenal dengan kode metrik dan kode imperial. Meskipun penulisannya berbeda, keduanya sama-sama berfungsi untuk menunjukkan ukuran ban motor. Contoh Misalnya, kamu membeli ban motor yang terdapat angka bertuliskan 90/90-17 67H atau 4PR. Kode metrik dari angka tersebut adalah 90/90-17 67H, sedangkan 4PR sebagai kode imperialnya. Tampil retro saat berkendara motor gak ribet lagi. Beli aja helm bogo pilihan di sini! Baca Juga Motor Klasik Tunggangan Retro di Masa Modern Daftar Ukuran Ban Motor Sumber Gambar Canyon Chasers Di Indonesia sendiri, lebih banyak menggunakan kode metrik. Lalu, bagaimana cara membacanya? Kamu mungkin pernah melihat angka, misalnya 80/90-14 atau 110/90-17? Hal ini memiliki arti ukuran ban. Angka pertama menunjukkan ukuran lebar tapak ban dalam satuan milimeter. Jadi, lebar tapak ban tersebut adalah 80 milimeter mm. Sedangkan untuk mengetahui tinggi ban, kamu bisa melihatnya dari angka setelah garis miring yaitu 90% dari 80 atau 72 mm dan untuk ukuran velgnya adalah 14 inci. Berikut daftar ukuran ban motor beserta lebar velg agar kamu tidak salah beli. Daftar ukuran ban motor untuk ring 14 120/70 – 14, lebbar velg yang cocok 3,50 140/70 – 14, lebar velg yang cocok 4,00 80/80 – 14, lebar velg yang cocok 1,85 90/80 – 14, lebar velg yang cocok 2,15 100/80 – 14, lebar velg yang cocok 2,50 110/80 – 14, lebar velg yang cocok 2,50 70/90 -14, lebar velg yang cocok 1,60 80/90 – 14, lebar velg yang cocok 1,85 Daftar ukuran ban motor untuk ring 17 100/70 – 17, lebar velg yang cocok 2,50 110/70 – 17, lebar velg yang cocok 2,75 120/70 – 17, lebar velg yang cocok 3,00 130/70 – 17, lebar velg yang cocok 3,50 60/80 – 17, lebar velg yang cocok 1,60 70/80 – 17, lebar velg yang cocok 1,50 80/80 – 17, lebar velg yang cocok 1,85 90/80 – 17, lebar yang cocok 2,15 100/80 – 17, lebar yang cocok 2,50 50/90 – 17, lebar yang cocok 1,40 60/90 – 17, lebar yang cocok 1,40 70/90 – 17, lebar yang cocok 1,60 80/90 -17, lebar yang cocok 1,85 100/90 – 17, lebar yang cocok 2,50 60/100 – 17, lebar yang cocok 1,60 Daftar ukuran ban motor untuk ring 18 100/70 – 18, lebar velg yang cocok 2,50 120/70 -18, lebar velg yang cocok 3,50 80/90 – 18, lebar velg yang cocok 1,85 90/80 – 18, lebar velg yang cocok 2,15 100/80 – 18, lebar velg yang cocok 2,50 110/80 – 18, lebar velg yang cocok 2,50 120/80 – 18, lebar velg yang cocok 2,50 Bagasi motor kurang besar? Nggak perlu bingung, pakai box motor pilihan di sini! Baca Juga Pilihan Merk Oli Motor Terbaik untuk Motor Kesayangan Cara Membaca Kode Produksi Ban Sumber Gambar Simple Tire Seperti halnya sebuah barang, pasti memiliki tanggal produksi. Hal ini juga berlaku pada ban untuk mengetahui masa pakainya. Dua digit pertama adalah tanda minggu ke berapa ban diproduksi. Misalnya tertulis 31, yaitu jika dihitung dari awal tahun, minggu ke-31 berarti termasuk dalam minggu pertama bulan Agustus. Sedangkan dua digit terakhir adalah tahun produksi, misalnya 23, artinya ban tersebut diproduksi tahun 2023. Tips Memilih Ban Motor yang Sesuai Sumber gambar Pexels Sebelum kamu mengganti atau membeli ban baru untuk motor kesayangan, simak dulu tips memilih ban motor yang tepat agar tidak salah beli! 1. Ban Jenis Tubeless atau Ban Dalam Tips pertama dalam memilih ban motor yang tepat adalah mengenali jenis ban yang akan digunakan. Salah satu jenis ban yang banyak digandrungi adalah ban jenis tubeless. Ban ini dibuat tanpa memiliki bagian dalam. Jadi, ban tubeless cenderung lebih aman dari kebocoran daripada ban biasa. Dibandingkan dengan ban tubeless, ban dalam cenderung lebih cocok digunakan untuk jenis velg Cast Wheel CW dan Spoke Wheel SW. Ban dalam juga biasanya lebih mampu dalam meredam getaran saat berada di jalanan. 2. Ban Bias dan Radial Tips selanjutnya adalah mengenali perbedaan antara ban bias dan ban radial untuk motor. Ban bias adalah ban yang terbuat dari bahan nilon atau benang. Sedangkan ban radial terbuat dari kawat. Jika motor Toppers lebih digunakan untuk kegiatan ringan sehari-hari, Toppers bisa memilih ban radial karena lebih ringan, berumur panjang, serta memiliki konstruksi untuk grip yang kuat. Sementara ban bias lebih cocok untuk penggunaan yang lebih berat karena mampu menahan bobot yang lebih berat serta lebih kuat dibandingkan ban radial. 3. Perhatikan Kode Ban Kode ini merupakan tulisan menonjol yang dapat Toppers lihat pada ban motor. Kode ban yang tercetak di motor dikeluarkan langsung oleh produsen motor tersebut. Jadi, masing-masing motor memiliki kode ban tersendiri yang harus diketahui penggunanya. Kode ban akan memperlihatkan ukuran pasti dari ban yang sedang digunakan. 4. Perhatikan Tanda Segitiga di Ban Jika Toppers perhatikan bagian samping ban, Toppers akan menemukan tanda segitiga yang mengarah ke atas. Tanda segitiga pada ban merupakan tanda batas aman pada ban. Artinya, jika ban sudah menyentuh batas segitiga, ban tersebut sudah aus dan perlu diganti secepatnya. Baca Juga Merk Ban Motor Terbaik Anti Licin untuk Harian, Gesit! Itu dia Toppers standar ukuran ban motor dan cara membaca kode yang tertera pada permukaannya. Bagaimana, sudah tidak lagi bingung untuk membaca standar ukuran ban motor? Gunakan cover kunci pilihan untuk melindungi kunci kendaraanmu dari karat. Bikin tampilan kunci mobil atau motor jadi lebih unik! Penulis Amir Faruqi Aziz & Muftia ParasatiTernyataIndia memiliki merek ban yang layak dipertimbangkan bagi industri alat berat di Indonesia. Jika selama ini pasar ban bagi alat berat dikuasai berbagai merek ban asal AS, Eropa, Jepang, Korea, maupun Tiongkok, produk ban asal India berhasil memasuki 20 besar pabrikan ban global, dengan menduduki peringkat 16 melalui Apollo Tyres.JAKARTA, - Cara membaca ukuran ban motor perlu diketahui agar tak salah pilih saat mengganti ban motor. Baca Juga Bukan tanpa alasan, pemilihan ban yang kurang tepat bisa menimbulkan ketidaknyamanan karena ukurannya yang terlalu kecil ataupun terlalu lebar, bahkan bisa membahayakan sang pengemudi. Oleh karenanya, Anda harus mengetahui cara membaca ukuran ban motor yang sebenarnya sudah terpampang nyata tertulis di samping ban motor. Dikutip dari kanal YouTube Speedwork Indonesia, Jumat 22/4/2022, berikut ulasannya. Cara Membaca Ukuran Ban Motor Baca Juga Anda pasti pernah melihat angka, misalnya 80/90-14 M/C 40P di bagian dinding ban motor. Nah, kode ini adalah ukuran ban. Angka pertama 80 menunjukkan ukuran lebar tapak ban dalam satuan milimeter. Jadi, lebar tapak ban tersebut adalah 80 mm. Sementara angka kedua setelah garis miring 90 adalah rasio tinggi ban. Cara menghitungnya dimulai dari permukaan ban yang menyentuh tanah sampai bagian yang terkena pelek. Artinya, tinggi ban tersebut 90 persen dari lebar motor 80 mm. Sedangkan, angka terakhir di kode ban motor merujuk pada diameter pelek. Ban dengan ukuran 80/90-14 berarti memakai pelek diameter 14 inci. Ukuran ini berbeda-beda, ada yang 17 inci, 18 inci, 14 inci, atau bahkan 10 inci, tergantung jenis motornya. Follow Berita Celebrities di Google News Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis tidak terlibat dalam materi konten ini.BanLuar Cst Sensamo Speed Ukuran 27 5 X 1 50 Cepat Dan Aman . Cara Membaca Ukuran Baut Teknik Otomotif Com . Alat Membuat Ulir Baut; Ukuran Baut L Shock Depan Beat; Harga Baut Baja Ringan 2019; Ukuran Baut Roda Mobil; Tabel Berat Baut Angkur; Lemari Bawah Tangga Kayu;
Fungsi Ban Dalam dan Cara Membaca Ukuran – Roda dan ban merupakan komponen utama dalam urusan menopang seluruh bobot kendaraan. Kendaraan apapun, roda dan ban memegang peran terpenting untuk urusan kenyamanan dan keamanan berjalannya dalam ban sendiri juga terdapat beberapa komponen penting tergantung dari jenis bannya. Jika anda menggunakan tipe ban tubeless, maka komponen bannya hanya ban luar saja. Namun, jika anda menggunakan ban tipe tubetype, maka di dalamnya masih harus menggunakan ban dalam, dan bahkan untuk kendaraan alat berat seperti truk, masih membutuhkan flap / marset ban sebagai pelindung ban dalam dari panasnya komponen-komponen ban yang memiliki fungsi masing-masing, dalam artikel ini akan fokus membahas ban dalam. Yang akan dibahas adalah fungsi ban dalam serta cara membaca ukuran dari ban dalam itu sendiri agar tidak salah memilih yang cocok dengan velg dan ban Sebagai penopang utama seluruh bobot kendaraan beserta beban yang diangkutBan dalam adalah komponen yang dibutuhkan jika anda menggunakan ban tipe tubetype. Nah, ketika menggunakan ban ini, maka yang menampung tekanan udara adalah ban dalam, bukan ban luarnya. Sehingga, ban dalamlah yang menjadi penopang utama seluruh bobot kendaraan dan beban yang diangkut oleh mau seperti apapun kualitas dari ban luarnya, jika ban dalamnya tidak dalam kondisi prima, atau bahkan terdapat cacat pada ban dalamnya, maka kendaraan tetap akan menjadi Menyempurnakan bentuk ideal dari ban luarSelain menjadi penopang utama kendaraan, ban dalam yang dipompa dengan optimal akan membuat ban luar juga mengembang secara sempurna dan menunjukkan fungsinya yang semestinya, apakah itu dalam melindungi ban dalam, maupun menjaga kenyamanan dan keamanan pengendalian Membaca Ukuran Ban DalamSebenarnya cara membaca ukuran ban dalam tidak jauh berbeda dengan ban luar. Hanya saja, biasanya ban dalam ada yang memiliki dimensi ganda, yang artinya bisa cocok untuk 2 ukuran. Selain itu, dalam kecocokannya dengan ban luar, ada perbedaan untuk konstruksi ban bias dan ban lebih jelas, mari kita memakai studi kasus ban dalam dengan ukuran dalam cocok untuk ban luar dengan dimensi dan biasa disebut ban 1000 .Ban dalam cocok untuk dipasang pada ban luar dengan diameter 20 itulah pembahasan terkait ban dalam yang mencakup fungsi dan cara menentukan ukuran yang cocok dengan ban luarnya. Untuk anda yang sedang mencari ban dalam truk, ban dalam traktor, dan ban dalam alat berat lainnya, Tiberman menyediakan banyak variasi produk yang bisa anda cocokkan dengan kebutuhan anda. Jika anda mencari ban truk dengan ukuran yang banyak dicari, seperti ban 750 16, ban 1000 20, atau ban 1100 20, Tiberman juga menyediakan banyak tipe dan merek. Ban Dalam Uninest Ban Dalam Uninest Ban Dalam Uninest Ban Dalam Uninest Ban Dalam Uninest / Ban Dalam Uninest Dilihat 310
Dapatkanjawaban, Bagaimana cara membaca ukuran ban motor? Bagaimana cara membaca ukuran ban motor? 1 Menjawab: Widya3755. Cara Membaca Ukuran Ban Motor dengan Honda Scoopy memiliki ukuran pelek standar 12 inci dengan dibalut ban ukuran 100/90 di depan serta 110/90 di belakang. 2 Jun 2021. Read More.
JAKARTA, – Mendaras kode lin mobil protokoler terdiri bermula bogok tapak ban kemudian aspec ratio atau tinggi dinding samping, konstruksi bannya dan penampang dari pelek. Ada bilang perbedaan detik mengaji kode lega tali tap kendaraan menggandar. “Misalnya kerjakan truk memiliki kode – 20 16PR. menyatakan gempal intern inci, – menandakan konstruksi bias, 20 diameter privat inci dan 16PR fungsi dari memikul pikulan,” perkenalan awal Zulpata Zainal, On Vehicle Test Manager PT Gajah Khas Tbk., kepada Jumat 10/7/2020. Seandainya konstruksi radial yang digunakan pada reben truk atau bus, kode “-“ diganti dengan “R”. Jadi misalnya R20 16PR memiliki pita dengan lebar 10 inci, berkonstruksi radial, penampang pelek 20 dim, dan memiliki kekuatan memikul muatan 16 PR. Baca pula Electro, Nomine Skuter Elektrik Merek Lokal Baru semenjak MAB ban bus rib lug Bambang Widjanarko, Independent Tyre Analyst dan Wakil Ketua Asosiasi Pabrikan Truk Indonesia Aptrindo Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mengatakan, 16PR memiliki arti kemujaraban lawe benang kuningan serabut pada ban sederajat dengan 16 lapis benang nylon. Selain itu, plong dinding pita kendaraan niaga juga memberikan informasi tentang load index atau kemampuan lin menanggung runyam dan tanda baca kelancaran. Misalnya 146/143 J, 146 load index detik ban dipasang idiosinkratis dan 143 saat dipasang ganda, biasanya puas tali tap birit. Menurut tabel load index, kode 146 congah menanggung berat kg, padahal 143 mampu Makara kemampuan menanggung runyam ban tergantung letak pengepakan, bisa di depan maupun belakang. Baca pula Ulas Pasar Naik, Sigra Masih Kaprikornus Primadona Daihatsu “Deras tipisnya ply rating PR memengaruhi tinggi rendahnya load index,” ucap Bambang kepada Terakhir merupakan aksara J nan memiliki arti laksana fon kederasan. Simbol J, memiliki manfaat kalau ban rani berjalan sampai dengan kecepatan 100 kpj dengan menanggung berat sesuai load index. Dapatkan update berita seleksian dan breaking news saban hari semenjak Silakan berintegrasi di Grup Benang besi “ News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Benang tembaga terlebih dulu di ponsel.sangatmembantu saat mencari barang yang kosong di toko planet ban dekat rumah/kantor kita bekerja. Tips Mudah Ganti Ukuran Ban Honda Vario 125 dan Vario 150 2021 Tanpa Ubah Pelek. Bannya juga sudah tidak lagi menggunakan tube type yang memerlukan ban dalam. Dengan ban tubeless, pengendara Honda Vario 2021 akan merasa lebih aman dan Seperti yang diketahui, ban adalah salah satu komponen penting dari mobil, sebab tanpa ada ban, mobil tak akan bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, ada baiknya kamu perlu mengetahui kode pada ban mobil sebelum memutuskan membeli ban baru. Tak hanya itu, di dalam kode ban itu terdapat syarat keamanan dan pengetahuan dasar ban itu sendiri lho. Pastinya kamu pernah membaca angka dan huruf yang tertulis di ban, yang mana angka-angka yang berderet itu merupakan kode yang menerangkan banyak tentang kualitas, spesifikasi, hingga penggunaannya yang aman. Faktanya, cara membaca kode ban mobil cukup mudah untuk mengetahui seperti apa spesifikasi ban tersebut. Karena spesifikasi dari ban umumnya sudah terlihat pada kode-kode yang ada di permukaan dinding ban. Jika kamu ingin mengetahui cara baca ukuran ban mobil, simak penjelasan Qoala selengkapnya berikut ini. Sumber foto Everything You Need Via Shutterstock Seperti yang sudah dijelaskan di atas perihal pendahuluan cara baca ukuran ban mobil, kode ukuran ban mobil ini tertera pada bagian dinding ban side wall. Untuk diketahui, kode ini menginformasikan mengenai beberapa hal seperti ukuran, konstruksi, tahun produksi, ukuran velg, beban maksimum, dan rotasi kecepatan. 1. Tiga angka di depan adalah kode Lebar ban Sebagai contoh cara membaca kode ban dari segi ukuran ban mobil, kita akan menggunakan kode 205/65R15 95H. Pada bagian awal kode, kamu dapat melihat angka 205. Tiga angka paling depan pada kode ban tersebut menunjukkan tingkat ketebalan ban dalam ukuran milimeter ketika dipasangi pelek. 2. Dua angka setelah garis miring merupakan rasio ban Setelah tiga angka paling depan, kita akan menemukan garis miring sebagai pemisah kode. Dua angka setelah garis miring, yaitu 65 205/65R15 95H, adalah rasio dari ban tersebut. Kode rasio ban artinya persentase tinggi ban terhadap ketebalannya. 3. Huruf setelah rasio sebagai kode konstruksi ban Tak hanya angka, kode ban juga terdiri dari huruf yang letaknya di tengah dan paling akhir. Huruf yang berada di tengah kode, yaitu R, adalah kode konstruksi ban. Kode huruf R merupakan kepanjangan dari kata radial. 4. Dua angka setelah huruf merupakan kode diameter velg Kemudian dua angka yang muncul di belakang huruf, yaitu 15 205/65R15 95H, adalah kode penunjuk lebar diameter pelek dalam ukuran inci. Cara membaca kode ban mobil ini cukup mudah. Jika kamu ingin tahu diameter pelek ban, kamu hanya perlu cek dua angka setelah huruf yang ada di tengah. Semakin besar angkanya, maka semakin besar ukuran pelek yang terpasang pada ban. 5. Dua angka terakhir adalah kode indeks beban Masih menggunakan kode 205/65R15 95H sebagai contoh cara membaca kode ban, kini beralih ke dua angka paling akhir sebelum kode huruf. Dua angka tersebut adalah 95, kode batas beban tumpuan yang mampu ditopang oleh masing-masing ban. Jika ban mobil memiliki kode angka 95 sebagai batas beban tumpuan, itu berarti kendaraan tersebut mampu menopang beban tumpuan total 690 kg. Berikut beberapa contoh kode batas beban tumpuan dan total bobot yang dapat ditopang Kode 70 berarti beban maksimal 335 kg Kode 75 berarti beban maksimal 387 kg Kode 80 berarti beban maksimal 450 kg Kode 90 berarti beban maksimal 600 kg Kode 100 berarti beban maksimal 800 kg 6. Satu huruf terakhir merupakan kode kecepatan ban Cara membaca kode ban mobil yang terakhir adalah huruf paling belakang. Pada kode 205/65R15 95H, H menunjukkan kode speed rating. Sebuah ban dengan kode H artinya memiliki batas maksimum kecepatan hingga 210 km/jam. Selain H, ada juga kode batas maksimum lain seperti J, Q, S, T, U, V, W, dan Y, di mana J adalah lambang kecepatan maksimal paling rendah 100 km per jam dan Y lambang kecepatan maksimal paling tinggi 300 km per jam. Begini Cara Membaca Kode Produksi Ban Umumnya, kode produksi ban dicetak menggunakan empat angka. Dua angka di depan menandakan minggu, dan dua lagi menandakan tahun pembuatan ban mobil. Contoh seperti “4020”, angka 40 berarti waktu dalam pekan ban tersebut diproduksi pada minggu ke-40, sementara dua angka di belakang yaitu 20 adalah tahun pembuatan, yakni 2020. Angka tidak ada kaitannya dengan kedaluwarsa atau habisnya jangka waktu ban. Kode itu hanya berfungsi sebagai tanda produksi untuk kepentingan internal perusahaan dan memberikanmu informasi waktu pembuatannya. Pada semua ban, kode produksi wajib ada karena merupakan aturan internasional. Keberadaan kode produksi dibutuhkan sebagai sebuah note production dari perusahaan ban yang memproduksinya dan standar lulus SNI di Indonesia. Tips Memilih Ban Mobil Terbaik Tidak asal membeli, dalam memilih ban mobil yang lebih awet dan aman, terlebih untuk perjalanan kamu yang nyaman, sepertinya kamu perlu tahu tips membeli ban mobil terbaik berikut ini. 1. Pilih Ban Sesuai Tipe atau Jenis Mobil Tips membeli ban mobil baru yang pertama ini, lebih menyesuaikan tipe atau jenis ban, dengan mobilnya. Sebab, setiap kendaraan atau mobil, pasti memiliki tipe dan ukuran bawaan sendiri dari pabrik. Bagaimana cara melihatnya? Pada umumnya, tipe atau jenis ban, diukir pada bagian plakat laci atau pintu, tergantung jenis mobil. Selain itu, ada juga yang mencantumkan jenis atau tipe ban, di dekat tutup tangki bahan bakar. Jadi, ketika kamu ingin membeli ban mobil baru, kamu bisa lihat referensi tipe dan jenisnya, dari rekomendasi pabrikan. Di sisi lain, memilih ban mobil berdasarkan tipe dan jenis, juga bisa dilihat dari petunjuk penggunaan, dan penyertaan tipe dan ukuran ban. Biasanya, tipe ban mobil tercatat dalam kombinasi sebuah kode. Contohnya, jika ada ban mobil diberi kode P 215/55R17 93V. Arti dari huruf P’ sendiri adalah Passenger, yang artinya mobil tersebut memang didesain untuk mengangkut penumpang atau orang. Tidak hanya berkode P, pada ban mobil lain juga tercatat tipe ban LT, yang artinya Light Truck atau truk kecil, yang bisa membawa muatan barang. Selain itu ada kode ST, adapun artinya untuk “Special Trailer”, dan kode T untuk “Temporary”, yang lebih dikhususkan kepada ban serep atau cadangan, sehingga ban mobil ini tidak bisa dipakai terus menerus. 2. Sesuaikan Ban Mobil dengan Kebutuhan Tips membeli ban mobil terbaik yang berikutnya adalah pilih sesuai kebutuhan kamu sendiri, sebagai pengguna mobil. Contohnya, jika kamu suka travelling, yang harus melewati medan berlumpur dan bebatuan, maka tipe ban yang cocok untuk offroad adalah M/T atau Mud Terrain. Adapun jenis atau tipe ban mobil tersebut, memang terkenal kuat dan kokoh ketika menempuh medan yang paling sulit sekalipun. Oleh karena itu, dari kebutuhannya, kamu bisa melihat jenis dan tipe ban yang kamu butuhkan. Namun, jangan menggunakan tipe ban tersebut, pada jalanan kota karena akan licin dan daya cengkramnya lemah. Selain itu, jika daerah rumah kamu adalah daerah langganan banjir, maka tipe All Terrain atau A/T-lah yang cocok untuk digunakan. Namun, jika kamu menggunakan mobil hanya untuk berangkat ke kantor, yang ada di perkotaan, maka bisa gunakan tipe H/T atau High Terrain, yang sangat nyaman serta tidak berisik. 3. Pilih Ban Mobil Terbaik dari Desain Alur atau Motif yang Cocok Tips membeli ban mobil baru yang selanjutnya adalah pilih ban sesuai alur, pola atau motifnya. Alasannya, dikarenakan dapat memperbesar gesekan ban dengan jalan. Sehingga, jika gesekan yang terjadi kecil, maka risiko terpeleset atau tergelincir di jalan pun semakin besar. Biasanya, untuk para pengguna jalan basah, yang tinggal di daerah dengan intensitas curah hujan tinggi, maka disarankan memilih pola desain V. Oleh sebab itu, alur desain V, disebut memiliki daya gesek tinggi, sehingga sangatlah cocok untuk kondisi jalanan licin dan berair. Bagaimana untuk kondisi jalanan yang panas, seperti jalanan aspal di gurun? Untuk kondisi ini, hindari menggunakan desain ban dengan guratan yang banyak. Namun, jika kamu lebih sering melewati jalanan bergelombang, maka ban dengan desain alur tapak bulat, bisa dipilih karena sangat cocok. Perlu diingat, jika pola pada ban sudah mulai menipis, alangkah baiknya segera ganti ban mobil, karena akan mengurangi performanya, dan manfaat di atas. 4. Pastikan Ukuran Ban Mobil Sesuai Tips membeli ban mobil baru yang berikutnya adalah pilih sesuai ukuran ban. Tidak mungkin bukan, jika kamu memiliki mobil sedan tapi menggunakan ukuran ban mobil MPV? Di sini pemilik juga harus mengetahui dulu arti dari kode-kode, yang diukir di permukaan samping ban. Karena, sebenarnya semua informasi terkait ukuran ban ada di sana. Bagi kamu yang belum tahu cara menerjemahkan kode tersebut, caranya cukup mudah kok. Misalnya, kode ban mobil kamu adalah 205/55 R16 91 V, maka cara membacanya adalah 205 Menunjukkan lebar telapak ban dalam satuan mm. 55 Menunjukkan aspek rasio ketebalan ban, dalam persentase atas lebar tapaknya. 16 Menunjukkan diameter velg yang dicantumkan, dalam satuan inci. 91 Menunjukkan indeks beban maksimum. Selain ukurannya, jenis ban juga dibagi menjadi dua, yakni ada ban tubetype dengan ban dalam, tubeless tanpa ban dalam, ban radial dan ban bias. Adapun jenis ban tersebut, dibedakan berdasarkan konstruksinya. Selain itu, kode V menunjukkan batas kecepatan maksimum. Sebab, setiap ban ternyata juga memiliki kode yang berbeda, seperti S, Q, H, Z, dan lainnya. 5. Pertimbangkan Ketebalan Ban Mobil Sebelum Membeli Berbeda dengan ukuran ban, kamu juga harus tahu tips membeli ban mobil terbaik, berdasarkan ketebalannya. Sebab, ban yang bagus umumnya, memiliki ketebalan 50. Karena, ketika kamu memilih ban mobil yang tebal, maka secara otomatis, keseimbangan kendaraan dan performanya bisa meningkat. Akan tetapi, sebaliknya jika kamu membeli ban tanpa profil ketebalan yang baik, maka performanya bisa amat menurun. Jika dilihat dari harga ban, bisa dilihat bahwa yang profilnya tinggi memang sedikit lebih mahal, namun perbandingannya tidak terlalu jauh. Jadi, daripada kamu sering mengganti ban, yang kualitasnya biasa saja dan murah, lebih baik sekaligus memilih ban dengan kapasitas paling maksimal. 6. Perhatikan Tahun Pembuatan Ban Tidak hanya makanan yang memiliki kode pembuatan dan tanggal kadaluarsa. Karena ban mobil juga punya, dan harus diganti jika sudah mencapai tanggal kadaluarsa. Hal ini juga bisa menjadi salah satu tips membeli ban mobil baru, yang sangat penting. Bagaimana cara mengamati tahun pembuatan ban? Pertama, kamu bisa perhatikan kode ban, yang biasanya tertera empat digit angka, misalnya seperti kode 0313. Kode tersebut bisa kamu baca atau diterjemahkan menjadi 03 Menunjukkan waktu dibuat ban, yakni di minggu ketiga. 13 Menunjukkan pada tahun berapa ban itu diproduksi Sehingga, kesimpulan dari kode 0313 adalah ban tersebut dibuat pada minggu ke–3 tahun 2013. Sementara itu, untuk membeli ban yang bagus, disarankan untuk pilih ban dengan tahun pembuatan yang masih baru. Sebab, ban terbuat dari karet, di mana kualitas ban baru, pasti berbeda dengan ban yang lama, meski belum pernah digunakan. Selain itu, proses penyimpanan juga bisa menjadi salah satu pertimbangan yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan ban terbuat dari karet, maka ketika lama disimpan, ban bisa jadi ada masalah. Misalnya, jika tempat penyimpanannya lembab atau terkena sinar matahari langsung. Itu bisa mempengaruhi kualitas karet ban itu sendiri. 7. Pilih Merek Ban Mobil Terbaik yang Sudah Terpercaya Produsen ban mobil terbaik saat ini cukup mudah ditemui. Setidaknya ada beberapa rekomendasi merek ban mobil terbaik yang sudah terkenal akan kualitasnya. Berikut ulasan selengkapnya. Bridgestone Merek ban mobil terbaik satu ini cukup terkenal di dunia termasuk Indonesia. Kualitas ban mobil Bridgestone sudah diakui oleh banyak produsen mobil baik dalam dan luar negeri. Bermacam produk sesuai jenis dan tipe mobil pun sudah diproduksi dengan rentang harga Rp 320 ribu – Rp 3,1 juta. Michelin Merek ban satu ini sering dipakai oleh mobil premium kelas atas. Jangan heran kalau lihat harganya yang terbilang mahal. Inovasi paling terkenal dari ban mobil lansiran Michelin adalah peredam suara, daya tahan dan daya cengkram saat pengereman. Sementara itu feedback positif dari pembeli pun mengatakan kalau ban Michelin dikenal paling awet. Achilles Harga ban Achilles yang relatif terjangkau membuat banyak orang memilih ban ini. Sementara untuk kualitasnya juga tak perlu diragukan. Range harga dari ban mobil Achilles berkisar Rp387 ribu – Rp3,2 juta yang tersedia dalam bermacam jenis, tipe dan ukuran. Dunlop Dunlop juga pemain lama di industri ban mobil. Keunggulannya adalah memiliki compound yang lebih soft dan daya redam yang sempurna. Teknologi ini dikatakan bisa memberi pengaruh terhadap kenyamanan saat berkendara. Daya cengkram yang dihasilkan juga cukup baik. Range harga ban mobil Dunlop juga terbilang terjangkau. Beberapa tipe ban mobil ada yang dibanderol Rp329 ribu – Rp 3,2 juta. Falken Ban mobil produksi Falken tercatat dalam daftar ban mobil dengan kualitas terbaik. Produsen ban ini fokus pada ban mobil untuk digunakan di jalan raya ketimbang balapan, sehingga struktur ban disesuaikan dengan kondisi jalan raya dan cocok digunakan sehari-hari. Harga ban mobil satu ini dijual mulai dari Rp600 ribuan. Hankook Eksistensi produsen ban mobil asal Korea ini patut dipertimbangkan. Mereka kerap meluncurkan produk-produk ban berkualitas. Salah satunya produk unggulannya adalah dirancang dengan bahan berkualitas dengan menyematkan empat alur melingkar yang tentunya mencegah mobil tergelincir di jalan yang basah. GT Radial Merek ban mobil satu ini juga salah satu yang cukup populer di Indonesia. Kualitasnya juga tak perlu diragukan lagi mengingat produk ban yang diunggulkan memiliki kemampuan dalam menjaga stabilitas dalam berkendara. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau hanya berkisar ratusan ribu sampai satu jutaan. Perlu diingat, jika kamu sudah memilih ban mobil terbaik untuk kendaraanmu, maka kamu juga perlu merawatnya. Sebab jika terjadi kendala, biaya yang diperlukan tak sedikit. Akan tetapi, untuk menanggung biaya servis dan perbaikan mobil, kamu juga bisa memanfaatkan asuransi mobil. Asuransi mobil akan menjaminmu dari mahalnya biaya perbaikan dan servis mobil sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak. Jika kamu tertarik untuk memilih asuransi mobil, kamu bisa melihatnya langsung di Qoala App. Demikian pembahasan mengenai cara baca ukuran ban mobil. Lihat info terlengkap tentang mobil lainnya seperti cara baca ukuran ban mobil dan aki mobil yang bagus hanya di Blog Qoala..
ጫէሧቱ еքоцաнтէз тուхኔ
Твовωρጵща эшо
ጊչիμаб եрсոπебε
ኘդаշотረֆе сաձጀֆокр скιйዷγорጅር ኻкрጯቃικ
Лոфα φοзኺφалеትа ሺскυнቬмиյ
Informasimengenai tekanan ban tersebut adalah sesuai dengan standar pabrik. Anda perlu mengetahui terlebih dulu cara membaca ukuran ban mobil yang terdapat pada permukaan samping ban. Berikut ini adalah informasi lebih detail tentang ukuran tekanan angin ban mobil standar pabrikan. Untuk mobil MPV sekitar 30 Psi hingga 35 Psi.
Cara Membaca Kode Pada Ban Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak pensupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas kecepatan. Ukuran – 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply rating Ukuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inch Ukuran G70 – 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran – 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran – 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x – 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm. Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel +62 21 4586 0209 +62 21 4586 0219 Fax +62 21 4586 0220 Mobile +62 +62 Email hermawan Web Web
Sedangkanuntuk harga sewa, alat berat biasanya menggunakan sistem sewa per jam. Harganya sendiri tergantung pada jenis alat berat apa yang Anda sewakan. Sebagai contoh, Bulldozer D6R umumnya disewakan sekitar Rp 400.000 per jam, Wheel Loader 950G seharga Rp 250.000 per jam, dan Excavator 320C sekitar Rp 300.000 per jam.Cara Membaca Ukuran Ban Motor – Pemilihan ban bagi sepeda motor tidak boleh sembarangan. Alasannya, karet bundar merupakan satu-satunya komponen yang melakukan kontak langsung dengan jalan. Ban motor harus berjuang keras bergesekan dengan aspal dan jalanan ketika pengendara melakukan aksinya. Mulai dari manuver, pengereman, akselerasi, dan lain-lain. Dalam berbagai aksi tersebut, ban harus sanggup tetap menempel di jalanan. Oleh karena itulah, penggunaan ban motor jangan asal. Bisa-bisa keselamatan dan kenyamanan berkendara kamu jadi taruhannya. Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika memilih karet bundar, termasuk soal ukuran ban. Jika mau nyaman, tentu ban tidak boleh terlalu kecil atau besar. Pertanyaannya, apakah kamu bisa mengetahui ukuran ban yang tepat untuk motor? Di artikel ini, kami akan bantu kamu untuk mengetahui cara membaca ukuran ban motor dan kode-kode lainnya. Buat kamu yang penasaran, simak bahasan berikut sampai habis Ukuran Ban Motor yang Tepat Ukuran ban motor ini sangat penting untuk kamu ketahui, saat melakukan penggantian. Pilih ukuran yang pas agar berkendara nyaman dan selamat Jika mau melakukan penggantian, kamu perlu paham lebih dulu cara membaca ukuran ban motor. Pernah melihat kombinasi angka dan huruf di dinding samping karet bundar? Itulah kode unik yang dipunya masing-masing ban. Kode tersebut punya arti khusus sebagai penentu ban seperti apa yang paling cocok buat motor kamu. Secara garis besar, kode ukuran ban dibagi dalam dua jenis metrik dan imperial. Apa bedanya kode metrik dan imperial ban? Bagaimana cara membaca ukuran ban motor dengan kode-kode tersebut? Berikut detail yang perlu kamu tahu Cara Membaca Ukuran Ban Motor dengan Kode Metrik Salah satu contoh ukuran ban motor dengan kode metrik Tidak sulit bila kamu ingin mengetahui cara membaca ukuran ban motor yang memiliki kode metrik. Di mana bisa menemukannya? Biasa ada di sisi karet bundar motor-motor matik, bebek, sport, dan lain-lain yang digunakan di jalan raya. Ciri kode metrik, memiliki kode per /. Kita ambil contoh cara baca ukuran ban motor dengan kode metrik menggunakan ban standar bawaan Honda Revo X. Bebek entry level dari Motor Honda ini memiliki ukuran ban belakang Revo X adalah 80/90 – 17 M/C 44P. Apakah arti ukuran ban motor dalam kode metrik tersebut? Bila ingin tahu, kamu perlu baca satu per satu tiap angka dan huruf yang tertera. 80 yang merupakan angka pertama menunjukkan lebar tapak ban section width. Lebar tapak ini diukur dari sisi kiri ke kanan ban dengan satuan ukur millimeter. Jadi lebar tapak ban ini adalah 80 mm. 90 sebagai angka kedua merepresentasikan aspect ratio. Ini adalah prosentase perbandingan antara section height tinggi dari tapak ban ke bibir ban dengan section width. Jadi secara sederhananya, section height ban ini adalah 90% dari 80 mm = 72 mm. Angka berikutnya, 17, menunjukkan diameter dalam ban yang juga sekaligus menunjukkan ukuran diameter velg dalam satuan inchi. Artinya, Revo X menggunakan velg dengan diameter 17 inchi. M/C merupakan kode singkatan dari Motorcycle. Artinya, ban ini memang diperuntukkan bagi sepeda motor. 44 adalah kode Load Index yang berarti beban maksimal yang bisa ditanggung ban ini adalah 160kg. Cara membaca ukuran ban motor untuk Load Index akan dijelaskan lebih lanjut di bawah P merupakan Speed Rating yang menunjukkan bahwa kecepatan maksimal ban ini adalah 150 km/jam. Cara membaca ukuran ban motor untuk Speed Rating akan dijelaskan lebih lanjut di bawah. Cara Baca Ukuran Ban Motor dengan Kode Imperial Ban motor trail biasanya menggunakan kode imperial. Cara membacara ukuran ban motor dengan kode imperial agak berbeda, lantaran pakai satuan inchi. Selanjutnya adalah kode ban imperial. Cara baca ukuran ban motor dengan kode imperial agak berbeda dari kode metrik. Di sini satuan yang banyak digunakan adalah inchi. Lalu kode ban imperial biasa ada di model offroad atau dual purpose. Contoh ban dengan kode imperial adalah kepunyaan motor trail, Yamaha WR155R. Ban depannya memiliki kode 45P. Apa arti ukuran ban motor dalam kode imperial tersebut? merupakan lebar tapak ban dalam satuan inchi. Artinya, ban ini memiliki section width sepanjang 2,75 inchi atau sekitar 63,5mm. Ban imperial selalu memiliki aspect ratio 100%. Artinya, Section Width dan Section Height selalu sama. Dengan kata lain, Section Height ban ini juga 2,75 inchi. 21 berarti diameter dalam ban yang juga mengindikasikan diameter velg dalam satuan inchi. Ban ini bisa terpasang di velg dengan diameter 21 inchi. 45 adalah kode Load Index yang berarti beban maksimal yang bisa ditanggung ban ini adalah 165kg. Pembahasan soal Load Index lebih lanjut dijelaskan di bawah P merupakan Speed Rating yang menunjukkan bahwa kecepatan maksimal ban ini adalah 150 km/jam. Pembahasan soal Speed Rating lebih lanjut dijelaskan di bawah. Apa Itu Load Index Ban? Dalam memilih ban motor, load index harus sesuai dengan beban yang diterima. Jangan sampai ban kamu memperoleh beban yang diluar kemampuannya Cara membaca ukuran ban motor juga termasuk soal load index. Apa itu? Load index adalah kode angka untuk menunjukkan beban maksimum yang bisa ditanggung satu ban motor. Jika kamu sering berkendara sambil membawa beban berat, maka pilihlah ban yang punya load index besar. Alasannya agar beban yang ditanggun sesuai. Kalau sampai keberatan, maka efeknya bisa membuat karet bundar cepat aus dan resiko terburuk adalah pecah ban. Ambil contoh sepeda motor yang menggunakan ban depan dengan load index 41. Kemudian untuk ban belakang, load index 46. Artinya ban tersebut bisa menahan total beban maksimum 315 Kg. Dari mana angka 315 Kg? Load index 41 bisa diartikan beban maksimal yang bisa ditanggung oleh ban depan adalah 145 Kg. Sementara load index 46 punya pengertian beban yang sanggup diterima adalah 170 Kg. Bila keduanya dijumlahkan, maka ketemu angka 315 Kg. Hal tersebut berarti, kedua ban motor mampu memanggung beban 315 Kg. Ingat, itu sudah termasuk beban sepeda motor, pengendara, penumpang, dan barang bawaannya. Supaya kamu lebih jelas memahami soal cara membaca ukuran ban motor terkait load index, berikut daftar lengkapnya Tabel Load Index Ban Motor Load Index Beban Maksimal Load Index Beban Maksimal Load Index Beban Maksimal 30 106 kg 44 160 kg 53 206 kg 31 109 kg 45 165 kg 54 212 kg 32 115 kg 46 170 kg 55 218 kg 33 118 kg 47 175 kg 56 224 kg 38 143 kg 48 180 kg 57 230 kg 40 140 kg 49 185 kg 58 236 kg 41 145 kg 50 190 kg 59 243 kg 42 150 kg 51 195 kg 60 250 kg 43 155 kg 52 200 kg Baca juga 10 Rekomendasi Ban Nmax Terbaik Manfaat dan Dampak Buruk Cairan Ban Tubeless 5 Tips Modifikasi Ban Motor, Jangan Asal Mengenal Speed Rating Ban Motor yang dipacu cepat, tentu memiliki speed rating tinggi Speed Rating adalah kode huruf yang mengindikasikan kecepatan maksimum pemakaian ban. Misal untuk speed rating F berarti 80 Kpj. Tentu tidak disarakan melebihi batas kecepatan tersebut. Oleh karenanya, jika kamu punya motor dengan karakter berlari cepat, maka jangan pilih yang punya speed rating F. Sebaiknya cari ban dengan speed rating yang lebih tinggi, seperti R, S, H atau V. Supaya kamu tidak bingung mengartikan, kode speed rating ban motor. Ada baiknya cek daftar berikut. Tabel Speed Rating Ban Motor Speed Rating Kecepatan Speed Rating Kecepatan F 80 km/jam R 170 km/jam J 100 km/jam S 180 km/jam L 120 km/jam H 210 km/jam M 130 km/jam V 240 km/jam P 150 km/jam Tips Memilih Ukuran Ban Motor yang Tepat Dalam memodifikasi motor, kamu juga perlu paham tentang ukuran ban. Jangan sampai kekecilan, lantaran bisa membahayakan saat berkendara Setelah mengetahui cara membaca ukuran ban motor, sekarang waktunya menentukan pilihan. Tidak boleh sembarangan, kamu harus benar-benar menyesuaikan dengan kebutuhan. Tips awal dari kami, kalau bingung sebaiknya gunakan saja ban standar seperti bawaan pabrik. Perlu diketahui, ban standar yang dipilih oleh pabrik memiliki ukuran yang sesuai. Di samping itu, ban bawaan pabrik pasti memiliki fungsi yang sudah diperhitungkan. Hanya saja, jika kamu ingin modifikasi ban sesuai kebutuhan. Paling mudah pilih ban yang berkualitas. Caranya dengan melihat dari merek terlebih dulu. Cari karet bundar yang punya merek berkualitas dan sudah dikenal luas. Kemudian pilih pola tapak sesuai dengan kebutuhan berkendara. Jangan sampai tapak ini mengutamakan gaya dibandingkan fungsi. Misal, motor kamu merupakan skuter matik perkotaan. Tentu jangan pakai pola tapak ala motor trail. Selain itu terkait ukuran ban, selalu sesuaikan dengan lingkar pelek. Kalau pakai pelek standar 13 inci seperti Nmax, sebaiknya pilih ban pengganti yang juga 13 inci. Kalau sampai beda, maka kamu juga perlu ganti pelek. Lalu kalau mau memasang ban dengan ukuran lebih lebar, boleh saja. Hitungan yang perlu kamu perhatikan, maksimal naik dua tingkat. Kenapa? Bila lebih, maka rasa berkendara bakal berubah terlalu jauh. Selain itu, kamu kemungkinan perlu melakukan modifikasi lebih banyak, seperti copot sepatbor, ganti suspensi, dan lain-lain. Kecuali memang semuanya telah diperhitungkan, maka silakan. Apalagi buat kebutuhan kontes modifikasi motor. Itulah tadi pembahasan lengkap tentang cara membaca ukuran ban motor. Sekaligus tambahan tips yang bisa kamu lakukan saat melakukan penggantian. Kami berharap, kamu tidak lagi kebingungan terkait hal ini ya. Bila masih kurang paham, sebaiknya lakukan penggantian ban langsung di bengkel yang terpercaya. Konsultasikanlah dengan teknisi profesional, supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari. Satu lagi pesan kami, setelah mengganti ban sesuai kebutuhan, rawatlah komponen tersebut. Caranya dengan selalu menjaga kebersihan atau mencuci motor. Lalu pakailah tekanan angin ban yang tepat. Jangan sampai terlalu tinggi atau rendah. Pasalnya semua itu bakal berpengaruh ke rasa berkendara, serta usia pakai ban. Kalau mau awet dan nyaman, maka lakukanlah perawatan sesuai prosedur. LDR Baca juga Mau Press Velg Motor? Ini Rincian Biayanya Kode Kerusakan Motor Yamaha yang Perlu Kamu Tahu Cara Reset Indikator Oli atau Oil Trip di Yamaha Nmax
Daftar harga jasa tenaga + alat + matrial Rp 18.000-Untuk Cor Bondek/Spandek ketebalan 07 mm../m. Rp 1.500.000./ mm Untuk menghitung berat besi dengan ukuran yang presisi dan spesifik, seperti besi dengan profil platdan pipa bagi para engineer dan pelaku teknik menghitungnya bisa menggunakan rumus2 matematik yang ada. Cara membaca
Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. .Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak penyupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. 1. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas - 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply ratingUkuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inchUkuran G70 - 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range 2. Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran - 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating 3. Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran - 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch 4. Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch 5. Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x - 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm.
CaraMembaca Jenis Kode Ukuran Ban Mobil merupakan kendaraan yang digunakan sebagai alat transportasi. Bagus Rachmanto 02 September 2020 1634. Tiga angka depan sebagai kode ketebalan Sebagai contoh cara baca ukuran ban mobil
Memasang ban yang tepat pada kendaraan Anda penting untuk keseluruhan kinerja dan keamanan kendaraan Anda. Pilihan ban Anda harus mencerminkan kondisi di mana Anda mengemudi dan preferensi untuk respons dan penanganan kendaraan. Anda harus mengerti apa ukuran ban yang tepat agar kendaraan Anda bisa membuat pilihan tepat saat sudah waktunya membeli ban. Syukurlah, menentukan ukuran ban yang tepat untuk kendaraan Anda cukup sederhana. Semua informasi yang Anda butuhkan segera tersedia di manual pemilik kendaraan Anda atau di suatu tempat di dalam kendaraan itu sendiri. Jika Anda sudah tahu ukuran ban Anda dan ingin menemukan ban Bridgestone yang tepat untuk kendaraan Anda, kunjungi Katalog Ban kami. Sementara sebenarnya, pengukuran fisik seperti lebar dan diameter adalah faktor dalam menemukan ukuran ban yang tepat, ada detail tambahan yang harus Anda pertimbangkan. Hal-hal seperti indeks beban dan rating kecepatan juga merupakan bagian integral untuk menemukan ban yang benar. Dimana Mencari ukuran Ban Tidak peduli kendaraan apa yang Anda kendarai, cari ukuran ban yang direkomendasikan produsen semestinya mudah. Tempat terbaik untuk mulai mencari adalah manual pemiliknya. Jangan khawatir jika Anda tidak dapat menemukan manual; Anda mungkin juga menemukan panduan bugar ban di lokasi ini Di samping pintu pengemudi sebelah kanan Di dalam kompartemen kotak sarung tangan And Disekitar tangki bensin Dengan asumsi ban Anda saat ini benar-benar terpasang, Anda dapat menemukan data ukuran ban pada ban samping ban Anda. Namun, tidak peduli di mana Anda menemukan ukuran ban Anda, Anda harus menguraikan urutan angka dan huruf. Cara Membaca Ukuran Ban Mari kita lihat apa yang masing-masing nomor atau nomor surat itu, satu per satu, sesuai urutannya dalam data ukuran ban Anda. Kita akan menggunakan ukuran ban ini sebagai contoh 225/70 / R16 91S. Hurup "P" dan "LT" Untuk kebanyakan kendaraan, Anda akan melihat huruf "P" sebelum urutan nomor dimulai P225 / 70R16 91S. "P" adalah kependekan dari "P-metrik" yang merupakan sebutan dari Tire and Rim Association untuk jenis ban "penumpang mobil". Ini menandakan ban dirancang untuk terutama digunakan pada kendaraan penumpang, yang dapat mencakup mobil, truk minivan, SUV, dan truk pickup ringan lainnya. Jika Anda melihat "LT" dan bukan "P", itu karena Anda memerlukan ban "truk ringan" - "LT" adalah kependekan dari "LT-metrik" yang merupakan sebutan oleh Tire and Rim Association untuk tipe "truk ringan" ban. Ban truk ringan dirancang untuk digunakan pada kendaraan yang mampu membawa barang berat atau menarik trailer. Demikian pula, "T" singkatan dari "sementara" dan untuk ban cadangan Anda. Jika Anda melihat "ST", itu berarti "trailer khusus" Width atau Lebar Nomor pertama yang muncul dalam informasi ukuran ban Anda adalah lebar, dalam milimeter, dari ban yang benar untuk kendaraan Anda 225/70 / R16 91S. Lebar ban selalu mengacu pada pengukuran dari satu dinding samping ke sisi yang lain. Dengan demikian, ban dengan ukuran "P225" adalah untuk kendaraan penumpang dan memiliki lebar nominal 225 milimeter. Aspect Ratio atau Aspek Rasio Setelah tanda garis miring, nomor berikutnya yang Anda lihat adalah rasio aspek ban, yang pada intinya memberi tahu Anda seberapa tinggi profil ban Anda 225/70 / R16 91S. Rasio aspek disampaikan dalam persentase. Pembuat ban menghitung rasio aspek dengan membagi tinggi ban dari pelek dengan lebarnya. Jika ban memiliki rasio aspek 70, berarti tinggi ban adalah 70% dari lebarnya. Ban rasio aspek yang lebih rendah, seperti seri 45, umumnya menawarkan keunggulan kinerja penanganan kendaraan dibandingkan ban rasio aspek yang lebih tinggi, seperti seri 55. Konstruksi Setelah rasio aspek datang sebuah huruf yang menunjukkan jenis konstruksi internal yang menjaga stabilitas ban Anda 225/70 / R16 91S. Ada dua jenis konstruksi yang mungkin Anda lihat di dinding samping ban R – Radial D – Diagonal or Bias Ply Konstruksi radial berarti kabel ply internal ban berorientasi pada arah radial, dari satu manik ke ujung lainnya, pada dasarnya tegak lurus terhadap poros rotasi. Diameter Rim Nomor berikutnya adalah kode diameter, dalam inci, pelek di mana ban bisa dipasang. Misalnya, ban dengan 225/70 / R16 91S akan sesuai dengan pelek dengan diameter 16 inci. Index Beban The Angka berikutnya dalam urutan adalah indeks beban ban Anda, yang memberi tahu kita berapa banyak berat, dalam kilogram, ban dapat mendukung saat benar-benar meningkat 225/70 / R16 91S Kami menyebutnya "indeks" beban karena jumlahnya tidak memberi tahu kami jumlah kilogram yang tepat yang bisa dibawa ban, setidaknya tidak dengan sendirinya. Namun, jumlahnya sesuai dengan kapasitas muat spesifik yang tercantum dalam indeks. Dimulai dengan 60 dan diakhiri dengan 179, angka dalam indeks muatan mewakili daya dukung 250 sampai 7750 kilogram. Simbol Kecepatan Angka akhir dalam urutan ukuran ban adalah nilai kecepatan, yang ditunjukkan dengan huruf 225/70 / R16 91S. Sama seperti nomor indeks muatan Anda sesuai dengan muatan tertentu, surat rating kecepatan Anda sesuai dengan kemampuan kecepatan tertentu berdasarkan tes laboratorium standar. Misalnya, ban dengan rating kecepatan "S" diberi nilai hingga 180 km / jam, sementara ban yang diberi nilai "R" mencapai 170 km / jam. Ingat bahwa ini bukan kecepatan jelajah yang disarankan. Tentu saja, Anda harus selalu mengikuti batas kecepatan hukum di jalan. Ban dengan tingkat kecepatan yang lebih tinggi, cenderung menawarkan peningkatan performa penanganan. Ban pengganti harus memiliki rating kecepatan yang sama atau lebih tinggi untuk mempertahankan kemampuan kecepatan kendaraan. Jika sebuah kendaraan memiliki ban dengan tingkat kecepatan yang berbeda, ini adalah tingkat kecepatan ban "paling lambat" yang menentukan kecepatan tertinggi kendaraan.
Tekanandiukur dengan tiga cara—absolut, pengukur, dan vakum. Tekanan absolut adalah ukuran tekanan aktual termasuk udara ambien, yang direferensikan nol dengan vakum sempurna, tetapi bisa setinggi 14,7 psi. Pembacaan tekanan absolut dipertimbangkan dalam aplikasi yang berinteraksi dengan udara sekitar, seperti perhitungan rasio kompresi 2GMKq.