Precision of Qibla direction of mosques in Bajarmasin city are varied. Based on the category designed, the precision of the mosques are varied from very high, high, medium high, fair, low, very low. Among 40 mosques investigated, 3 mosques categorized as very high precision, 1 mosque categorized as high precision, 2 mosques categorized as medium high precision, 7 mosques categorized as fair presicion, 7 mosques categorized as low presicion and a total majority of 20 mosques placed into the category of very low Keywords Precision, Qibla, and Mosques To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this Marshall SmartThis new revision of a standard work gives a general but comprehensive introduction to positional astronomy. Useful for researchers as well as undergraduates. David A KingIn their assessment of Islamic astronomy, historians have usually been concerned only with that part of the Muslim scientific heritage that was transmitted to the West in the Middle Ages. Yet most Islamic works on astronomy were not transmitted to the West, and they are known today mainly due to the work of orientalists in the nineteenth and twentieth centuries. This is the case of Muslim writings on three aspects of mathematical science that were closely linked with religious observance. This is an overview of those “Islamic aspects of Islamic astronomy”.Ilmu Falak Perjumpaan Khazanah Islam dan Sains Modern. Yogyakarta Suara MuhammadiyahSusiknan AzhariAzhari, Susiknan. 2007. Ilmu Falak Perjumpaan Khazanah Islam dan Sains Modern. Yogyakarta Suara Muhammadiyah. cet. Hisab Rukyat. Yogyakarta Pustaka PelajarSusiknan AzhariAzhari, Susiknan. 2008. Ensiklopedi Hisab Rukyat. Yogyakarta Pustaka AgamaDepartemen Agama RI. 1994/1995. Pedoman Penentuan Arah Kiblat, Jakarta Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama untuk Kesempurnaan Ibadah Penerapan Sains dalam PeribadatanH M HadiDimsikiHadi, HM. Dimsiki. 2009. Sains untuk Kesempurnaan Ibadah Penerapan Sains dalam Peribadatan. Yogyakarta Prima Pustaka. Hambali, Slamet. 2010. Metode Pengukuran Arah Kiblat dengan Segitiga Siku-Siku dari Bayangan Matahari Setiap Saat. Semarang Program Magister IAIN Walisongo. Ibn al-Rusyd, Abu al-walid Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ahmad. Bidayat al-Mujtahid wa al-Nihayah al-Muqtasid. Beirut Dar Ibn " Falak Teori dan Aplikasi Arah Kiblat, Awal Waktu, dan Awal Tahun Hisab KontemporerA JamilJamil, A. 2009. Ilmu Falak Teori dan Aplikasi Arah Kiblat, Awal Waktu, dan Awal Tahun Hisab Kontemporer. Jakarta Al-Quran al- Azim Beirut Dar al-FikrIbnu KatsirKatsir, Ibnu. 1992. Tafsir Al-Quran al- Azim Beirut Dar Falak dalam Teori dan PraktikMuhyiddin KhazinKhazin, Muhyiddin. 2004. Ilmu Falak dalam Teori dan Praktik. Yogyakarta Buana Pustaka. -. 2005. Kamus Ilmu Falak. Yogyakarta Buana in The Service of Islam. Brookfield Variorum. Meeus, JeanDavid A KingKing, David A. 1993. Astronomy in The Service of Islam. Brookfield Variorum. Meeus, Jean. 1991. Astronomical Algorithms, Virginia Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik IndonesiaPusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. File Besar Bahasa Indonesia KBBIPusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI. On line, Said, Hakim. 1981. Al-Biruni His Time, Life and Works, Pakistan Hamdard Academy.
senkombarito kuala mengikuti diklat di aula saraba sanggam banjarmasin 21/ 22 pebruari 2014. arah kiblat * kiblat "1" - * kiblat "2" - rosul berkata. ilmu yang wajib dicari hanya 2 yaitu al-qu r'an dan hadist. yang lain terserah atau tidak diwajibkan! mau ngaji? klik disini.
Peneliti Hj. Mashunah Hanafi, Akhmad Syaikhu, Budi Rahmat Hakim Dana Penelitian Dibiayai dari Dana DIPA IAIN Antasari Banjarmasin tahun 2012 vi ; 121 Call Number 2× Han p 4 Abstrak Kata Kunci Presisi kiblat, deviasi arah kibalat, jarak simpang, dan segitiga bola. Penelitian ini bertujuan mengetahui presisi arah kiblat masjid-masjid di kota Banjarmasin, mengetahui metode penentuan arah kiblat pada masing-masing masjid dan mengetahui arah kiblat saat ini dan arah kiblat yang seharusnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan , yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk menggali dan memperoleh data yang berkenaan dengan masalah yang akan diangkat yaitu presisi arah kiblat. penelitian dilakukan pada 40 buah masjid di wilayah kota banjarmasin. data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari dua macam, yaitu Data Primer, meliputi data waktu hari, tanggal, tahun, serta jam pada saat melakukan pengamatan, lintang masjid, bujur masjid, lintang ka’bah, bujur ka’bah, deklinasi matahari, equation of time perata waktu. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data koordinat lintang dan bujur tempat serta timer yang akurat adalah Global Positioning System GPS. Sedangkan data matahari untuk perhitungan adalah berbasis data ephemeris. Adapun data sekunder meliputi profil dan sejarah berdirinya masjid, lokasi masjid,metode atau alat pengukuran yang digunakan sebelumnya oleh pendiri masjid dan nama-nama pengurus/pengelola masjid yang menjadi subjek penelitian. teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, interview/wawancara, dan teknik dokumentasi. setelah data terkumpul dilakukan editing dan kategorisasi . data kemudian dianalisis menggunakan pendekatan normatif, yaitu menguji posisi arah kiblat pada mesjid-mesjid dengan ketetapan baku pada sistem penghitungan berdasarkan segitiga bola. Dengan demikian, metode data yang digunakan adalah metode induktif. hasil penelitian menunjukkan presisi arah kiblat masjid-masjid di kota Banjarmasin bervariasi. berdasarkan kategori yang dibangun, ada masjid yang presisi arah kiblatnya sangat tinggi, tinggi, sedang, cukup, rendah dan rendah sekali. dari 40 masjid yang sudah diteliti, jumlah masjid yang presisi arah kiblatnya termasuk kategori sangat tinggi ada 3 buah, tinggi ada 1 buah, sedang 2 buah, cukup 27 buah, rendah 7 buah, dan presisi yang terbanyak adalah dengan kategori rendah sekali, yaitu 20 buah masjid. metode untuk menentukan arah kiblat 40 masjid tersebut sebagian besar menggunakan kompas 35 buah masjid, selain itu dengan cara mencocokan kompas dengan arah kiblat dari masjidtertentu, kemudian dijadikan patokan untuk menentukan arah kiblat masjid yang baru 1 buah masjid. metode penentuan arah kiblat dengan bayangan tongkat istiwa sebelum dan sesudah zawal juga digunakan 1 buah. cara lain ada pula yang menggunakan teodolit 1 buah. sementara sampai penelitian ini berakhir masih ada yang belum terungkap jelas bagaimana metode penentuan arah kiblat masjid tersebut 2 buah Hasil terpenting dari penelitian presisi arah kiblat pada 40 masjid di Kota Banjarmasin dapat diketahui arah kiblat masing-masing masjid saat ini, arah kiblat yang seharusnya, besar deviasi penyimpangan arah kiblatm, jarak simpang, dan juga kategori presisi arah kiblat masjid yang diteliti.
DPRDKota Banjarmasin mengesahkan peraturan daerah (perda) pariwisata halal dalam Rapat Paripurna. Aturan ini penerapannya menyasar ke hotel-hotel. "Jadi setiap hotel yang menerapkan aturan pariwisata halal itu ada di antaranya sarana arah kiblat, sajadah, tempat wudu, musala dan memastikan makanan yang higienis dan halal," katanya.